Estimasi, Perkiraan, Peramalan


Melihat apa yang terjadi di masa yang akan datang dengan menganalisis apa yang telah terjadi di masa lalu dan apa yang sedang terjadi di masa sekarang.

Mengarahkan apa yang akan terjadi di masa depan dengan melakukan sesuatu dari masa sekarang sampai pada peristiwa yang diinginkan terjadi.

Ada dua hal dalam bayang-membayangkan yang terjadi di masa depan. Yang pertama adalah perkirakan yang akan terjadi di masa depan, sedangkan yang kedua adalah keinginan agar suatu peristiwa terjadi di masa depan. Dalam hal lihat-melihat masa depan, tidak diperlukan bantuan makhluk dari alam gaib,  karena sebenarnya yang kita anggap makhluk gaib itu bukan makhluk gaib, mengapa? Karena mereka jelas-jelas ada.

Nah, mari Kita kembalikan masalah gaip pada pengertian gaib itu sendiri.

Masa depan adalah salah satu hal yang gaib karena belum diketahui apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa dilakukan hanya memperkirakan, meramalkan, apa yang akan terjadi di masa depan. Dan semua perkiraan ataupun peramalan, variabel dari tingkat kepercayaan atau kepastiannya tidak akan ada yang mencapai 100 persen.

Estimation, forecasting, probability.

Kita tidak akan berlama-lama berkutat dalam dunia empiris peluang dan sejenisnya Karena kita tidak ingin merebut lapangan kerja dari rekan-relam statistik. Cukup sampai di sini saja, hanya sekedar tahu pengertian-pengertian tersebut.

Nah, yang ingin saya bahas lebih dalam adalah mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi saat ini atau sudah terjadi untuk melihat apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Waktu

Orang yang dapat bertahan di masa yang akan datang adalah orang yang dapat memperkirakan apa yang terjadi di masa depan dengan akurat. Jadi belum tentu orang yang badannya kuat maupun orang yang kaya dapat bertahan di masa depan jika keduanya tidak dapat memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan.

Sebagai contoh, hari ini matahari terbit dari timur, kemarin matahari juga terbit dari timur, satu tahun lalu matahari terbit dari timur, dari 10 juta tahun lalu matahari juga terbit dari timur, berarti bisa kita perkirakan bahwa besok matahari akan terbit dari timur. Meskipun hal ini belum tentu benar, Karena masa besok belum terjadi tetapi peluangnya sangat tinggi. Semakin tinggi peluang kejadian maka semakin pasti kejadian tersebut terjadi.

Contoh sederhana lain adalah dari tadi orang yang bermain futsal tersebut belum minum, sekarang mereka sudah terlihat lelah. Nah bentar lagi diperkirakan mereka haus dan membutuhkan minum. Nah, saya bisa ni menjualan karena ada kemungkinan mereka akan membelinya.

Cita-cita adalah salah satu usaha kita untuk menjadikan peristiwa yang ingin kita capai di masa depan untuk menjadi kenyataan.

Yang terpenting bukanlah apa masalah yang akan kita hadapi, tetapi bagaimana cara kita untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Masalah tidak akan menjadi masalah jika kita tahu cara mengatasinya…

Ujian sekolah bukanlah sesuatu hal yang sulit dan menakutkan jika kita tahu bagaimana menyelesaikan soal-soalnya.

Apapun kota yang akan ditujuh jika kita tahu jalan untuk sampai kesana, perjalanan akan terasa mudah.

About these ads
Dengan kaitkata , , , , , , , , ,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: